Studi Experimental Kuat Tekan Beton Geopolimer Berbasis Fly Ash Dengan Na2so4 Dan Na2sio3 Sebagai Aktivator

  • Ma'rifatul Ulya Universitas Bojonegoro
  • Zainuddin Universitas Bojonegoro
  • Toni Budi Santoso Universitas Bojonegoro
Keywords: Alkali Aktivator, Beton Geopolimer, Fly Ash, Kuat tekan

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal tersebut menyebabkan kebutuhan akan beton  meningkat. Kebutuhan beton yang meningkat menyebabkan produksi semen juga meningkat, akibatnya emisi gas karbondioksida (CO2) semakin tinggi. Hal tersebut dapat merusak lingkungan hidup diantaranya menyebabkan pemanasan global. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah dengan memproduksi beton geopolimer yang merupakan beton yang tidak menggunakan semen sebagai bahan dasar, tetapi menggunakan bahan pozzolan contohnya fly ash. Pembuatan binder geopolimer umumnya menggunakan metode pencampuran basah, yaitu menggunakan bahan pozzolan dan larutan alkali aktivator dengan komposisi perbandingan molaritas kimia tertentu. Larutan alkali berfungsi sebagai pengaktif reaksi polimerisasi dari unsur Al dan Si pada fly ash. Pada penelitian ini digunakan Na2SO4 dan Na2SiO3 sebagai aktivatornya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai kuat tekan beton geopolimer berbasis fly ash dengan Na2SO4 dan Na2SiO3 sebagai aktivator pada umur 7 hari dan 28 hari dan juga mendapatkan variasi optimum penggunaan fly ash dengan aktivator Na2SO4 dan Na2SiO3 pada beton geopolimer. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membuat benda uji beton geopolimer berbentuk silinder dengan ukuran 10  x 20 cm dan akan dilakukan pengujian kuat tekan pada umur 7 dan 28 hari. Berdasarkan hasil uji yang dilakukan, nilai rata-rata kuat tekan beton dengan umur 7 hari pada variasi 4 M sebesar 0.932 MPa, sedangkan variasi 6 M sebesar 11.934 MPa, dan variasi 8 Msebesar 6.274 MPa. Sedangkan nilai rata-rata kuat tekan beton dengan umur 28 hari pada variasi 4 M sebesar 4.951 MPa, sedangkan variasi 6 M sebesar 40.185 MPa, dan variasi 8 M sebesar 27.099 MPa. Variasi optimum berada pada beton geopolimer dengan konsentrasi molaritas 6 M pada umur 28 hari dengan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 40.185 MPa.

References

B., D. S. (2021). Studi Experimental Kuat Tekan Beton Geopolimer Berbahan Dasar Fly Ash PLTU Tanjungjati B Jepara. Bangun Rekaprima Vol. 07.

Bayu Syafputra, E. K. (2020). Pengaruh Variasi Molaritas Pada Kuat Tekan Beton Geopolymer Fly Ash Dengan Gregat Halus Pasir Kuarsa. Jurnal Ilmiah SANTIKA Volume 10 No. 1.

C618-93, A. (t.thn.). Standard Spesification for Coal Ash and Raw or Calcined Natural Pozzolan for Use as a Mineral Admixture in Portland Cement Concrete. American Society for Testing of Concrete's, 1991.

Darma Adi S., F. R. (2018). Studi Experimental Pengaruh Perbedaan Molaritas Aktivator Pada Perilaku Beton Geopolimer Berbahan Dasar Fly Ash. JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL, Vol 7 No 1, 89-98.

Davidovits. (1997). Green Chemistry and Sustainable Development Solutions. Perancis : Geopolymer Institute.

Davidovits, J. (2008). Geopolymer Chemistry and Aplications.

Ekaputri, J. J. (2007). Sifat Mekanik Beton Geopolimer Berbahan Dasar Fly Ash Jawa Power Paiton Sebagai Material Alternatif. Jurnal PONDASI Vol 13 No 2.

Ekaputri, j. j. (2011). Geopolymer Concrete Using Fly Ash, Trass, Sidoarjo Mud Base Material. ITS Journal of Civil Engineering / Vol 31 No 2.

Elektronik, L. P. (2010-2022). Website.

Habel, Y. (2021). Analisis Kuat Tekan Beton Geopolimer Menggunakan Fly Ash Dicampur Ampas Kopi.

I Made Alit Karyawan, d. (2020). Kuat Tekan Beton Geopolimer Menggunakan Abu Terbang. Jurnal Spektran, Vol. 8 No. 1.

Indonesia, B. S. (1990). Agregat Beton, Mutu dan Cara Uji. SNI 03-1750, Indonesia.

Indonesia, B. S. (1990). Metode Pengujian Kuat Tekan Beton. SNI 03-1974.

Lutfiani, B., Zakina, A., Santoso, T. B., Syahrul, O., & Lempung, T. (2022). De ’ Teksi Jurnal Teknik Sipil Unigoro STUDY OF BOJONEGORO SOIL STABILIZATION USING SAND AND LIME Abstrak De ’ Teksi Jurnal Teknik Sipil Unigoro ISSN : 2502-3152. 7(2), 11–20.

Manuahe R, S. M. (2014). Kuat Tekan Beton Geopolymer Berbahan Dasar Fly Ash. Jurnal Sipil Statik Vol 2 No 16, Universitas Sam Ratulangi, Manado.

Materials, A. S. (1982). Standard Spesification for Concrete Agregates. ASTM C33.

Medical, Z. (2022). 俞快 1 ,张利 2 ,叶祥明 2 1. 28(2), 190–198.

Mira Setiawati, R. A. (2022). Variasi Molaritas NaOH Dan Alkali Ktivator Beton Geopolimer. JURNAL DEFORMASI.

Nasional, B. S. (2008). Pengujian Berat Jenis Pasir dan Kerikil. SNI 1970-2008.

Nasional, B. S. (2011). Tata Cara Pembuatan dan Perawatan Benda Uji Beton di Laboratorium. SNI 2493-2011.

Nisa Latifah Gandina, Y. D. (2020). Studi Eksperimental Beton Geopolimer Dengan Memanfaatkan Fly Ash Sebagai Pengganti Semen Dan Serat Mat Sebagai Aditif. Civil Engineering Research Journal Vol 1 No 1.

Prasetyo, G. B. (2015). Tinjauan Kuat Tekan Beton Geopolimer Dengan Fly Ash Sebagai Bahan Pengganti Semen.

Rafli Andaru Ikomudin, d. (2016). Ketahanan Beton Geopolimer Berbasis Fly Ash Terhadap Sulfat Dan Klorida. Reka Rencana. Jurnal Online Institut Teknologi Nasional.

Ridwan, M. (2018). Karakteristik Beton Geopolimer Menggunakan Limbah Fly Ash PLTU Tanjung Jati B Jepara.

Santoso, T. B. (2023). Pemanfaatan Lusi dan Fly Ash Sebagai Material Bautan Berdasarkan Nilai Berat Jenis Agregat Halus dan Porositas. Jurnal Proyek Teknik Sipil, 6(1), 12–17. https://doi.org/10.14710/potensi.2023.16934

Santoso, T. B., Prastyanto, C. A., & Ekaputri, J. J. (2021). Pemanfaatan Lumpur Sidoarjo dan Fly Ash Sebagai Material Buatan Berbasis Pasta Berdasarkan Nilai Kuat Tekan dan Keausan. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 19(1), 39. https://doi.org/10.12962/j2579-891x.v19i1.8444

Suprapto, E., Andryan, M., Purnama, C., & Santoso, T. B. (2023). Evaluasi Kinerja Perkuatan Gedung Menggunakan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CRFP) Perfomance Evaluation Of Building Reinforcement Fiber Reinforced Polymer (CRFP). http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/HEXAGON/article/view/8758/4379

SK-SNI-T-15-1990-03. (1990). Gradasi Agregat Halus. Jakarta : Departemen Pekerjaan Umum.

SNI. (2013). Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung.

SNI, 1969:2008. (2008). Cara Uji Berat Jenis dan Penyerapan Agregat Kasar.

Tjokrodimuljo. (1996). Teknologi Beton. Yogyakarta: Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UGM.

Tjokrodimuljo. (2007). Teknologi Beton.

Y, S. (2014). Pengaruh Variasi Umur Terhadap Kuat Tekan Beton Geopolimer Dengan Menggunakan Abu Terbang (Fly Ash). Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Yasin, A. K. (2017). Rekayasa Beton Geopolimer Berbasis Fly Ash.

Published
2023-10-31