Analisis Pengaruh Nilai Kuat Tekan Beton Dengan Variasi Bahan Tambah Limbah Bata Ringan Sebagai Campuran Agregat Halus
Abstract
Peningkatan pembangunan berakibat pada tingginya permintaan agregat alami yang berpotensi mengganggu kestabilan alam apabila penambangan agregat alam dilakukan secara berlebihan. Proses daur ulang limbah hasil konstruksi dapat dijadikan alternatif dalam mengatasi persoalan tersebut, terlebuh limbah konstruksi semakin meningkan setiap tahun. Limbah bata ringan memiliki potensi untuk didaur ulang kembali menjadi beton karena bahan penyusun dari kedua material tersebut hampir mirip. Pada penelitian ini dilakukan peninjauan kuat tekan beton dengan penggantian sebagian agregat halus dengan serbuk limbah bata ringan. Kadar yang ditentukan yaitu 0% (Normal), 10%, 20% dan 30% dengan benda uji berbentuk silinder. Hasil yang diperoleh secara berturut-turut untuk masing-masing variasi adalah 254.40 kg/cm2, 159.01 kg/cm2, 132.24 kg/cm2 dan 129.99 kg/cm2. Mengindikasikan bahwa penambahan limbah berpengaruh terhadap penurunan kuat tekan beton. Sementara itu, diperoleh kadar campuran paling optimal yaitu pada variasi 10%.
References
Eppendie, A., & Kushartomo, W. (2023). ANALISIS EFEKTIFITAS PENGGUNAAN BATA RINGAN SEBAGAI PENGGANTI BATA MERAH PADA KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 595–600. https://doi.org/10.24912/jmts.v6i3.23033
Hepiyanto, R., & Arif, S. (2019). PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN ABU SERBUK GERGAJI KAYU PADA PASTA SEMEN TERHADAP UJI BAHAN SEMEN. Ruang Teknik Jurnal, 2.
Hunggurami, E., Bunganaen, W., & Muskanan, R. Y. (2014). STUDI EKSPERIMENTAL KUAT TEKAN DAN SERAPAN AIR BATA RINGAN CELLULAR LIGHTWEIGHT CONCRETE DENGAN TANAH PUTIH SEBAGAI AGREGAT. Dalam Jurnal Teknik Sipil: Vol. III (Nomor 2). http://bataringan.co.id
Jensen, A. H., Edvardsen, C. K., & Ottosen, L. M. (2025). Replacing Sand in Concrete: Review on Potential for Utilization of Bottom Ash from Combustion of Wood in Circulating Fluidized Bed Boilers. Recycling, 10(2), 73. https://doi.org/10.3390/recycling10020073
NURSIN, A., LATIEF, Y., & ABIDIN, I. (2014). PERTUMBUHAN BARANG SISA KONSTRUKSI (CONSTRUCTION WASTE) DI INDONESIA. Jurnal Poli-Teknologi, 13(1). https://doi.org/10.32722/pt.v13i1.603
Pah, J. J. S., Sehandi, K., & Bella, R. A. (2019). PENGARUH VARIASI UKURAN BUTIRAN AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN BATA RINGAN JENIS CLC. Jurnal Teknik Sipil, VIII(1).
Samsudin, & Hartantyo, S. D. (2017). STUDI PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI TERHADAP KUAT TEKAN BETON. Jurnal TeknikA, 9. https://arpumiko.Wordpress.com
Surahyo, A. (2019). Concrete. Dalam A. Surahyo (Ed.), Concrete Construction: Practical Problems and Solutions (hlm. 3–20). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-030-10510-5_1
Wilman, H., & Pranitasari, D. (2024). Strategy Formulation for Market Development of the Ready-Mix Industry in Ibu Kota Negara. Jurnal Ecoment Global, 9, 242–258. https://doi.org/10.36982/jeg.v9i3.5180
Zaidayanti, A., Riyanto, S., & Suryadi, A. (2023). PENGARUH PEMAKAIAN LIMBAH BATA RINGAN DAN BAHAN TAMBAH SILICA FUME PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN HANCUR. JURNAL ONLINE SKRIPSI, 4(1), 253–258. http://jos-mrk.polinema.ac.id/
Zulkarnain, F. (2021). Teknologi Beton. UMSU Press.

