Perencanaan Jembatan Struktur Baja Tipe K-Truss dengan Bentang 40 m di Desa Boyolali Kecamatan Gajah Kabupaten Demak

  • Salsabella Cantika Rahma P.P.Z Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara
Keywords: Jembatan rangka baja, K-Truss, struktur atas, tiang pancang

Abstract

Jembatan merupakan infrastruktur vital yang menunjang kelancaran arus lalu lintas dan konektivitas antarwilayah. Jembatan di Desa Boyolali, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, telah mengalami penurunan kinerja akibat kerusakan struktur dan ketidakmampuan menampung volume lalu lintas yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan merencanakan jembatan baru dengan struktur rangka baja tipe K-Truss sepanjang 40 m dan lebar total 11 m, sesuai standar SNI 1725:2016 dengan metode Load Resistance Factor Design (LRFD). Data diperoleh melalui survei lalu lintas, pengumpulan data geometri, dan analisis perhitungan menggunakan perangkat lunak SAP2000. Hasil desain menunjukkan bahwa gelagar memanjang menggunakan profil IWF 600×300×12×20, gelagar melintang IWF 900×300×18×34, rangka utama IWF 400×400×30×50, serta ikatan angin 2L 200×200×20. Abutment direncanakan dari beton bertulang mutu fc′ 35 MPa, pondasi tiang pancang berdiameter 30 cm sebanyak 8 buah dengan kapasitas kelompok 1.240,094 ton, dan bantalan elastomer 500×500×87 mm. Lalu lintas harian rata-rata (LHR) mencapai 14.967 kendaraan/hari dengan volume puncak 3.005 kendaraan/jam (1.127,5 smp/jam). Desain memenuhi persyaratan kekuatan, stabilitas, dan keamanan struktur, sehingga layak diimplementasikan untuk mendukung konektivitas wilayah.

 

References

Pustaka acuan harus berupa bahan yang dipublikasikan dan atau mudah diakses informasinya oleh umum. Kepustakaan yang dituliskan dalam daftar pustaka hanya berisi Akmala, E. R., & Siwi, E. P. (2020). Perencanaan Jembatan Rangka Baja Tipe Deck Truss (Design of Steel Truss Bridge). Universitas Islam Sultan Agung.

Ariyanto, Wicaksono, A., Hidayati, N., Mochammad Qomaruddin, & Roesdiana, T. (2024). Perencanaan Gedung Bertingkat 5 Lantai Asrama Putri Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bangsri Jepara. Basement : Jurnal Teknik Sipil, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.36873/basement.v2i1.10878

Bhagaskara, F. A., & Kurnianto, H. (2023). Perencanaan Struktur Jembatan Beton Sokokidul Demak.

CG. Salmon, 1996 : 340. (1996). Struktur Baja Desain dan Perilaku 2.

Cziee_Cvil_5185, 2012. (2012). ELASTOMER DIMENSI.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (1997). Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota No. 038/TBM/1997 Direktorat Jenderal Bina Marga. 038, 1–54.

Djatmiko, B. (2003). (2003). Teknik Jembatan.

FAHMI, M. F. (2024). ANALISIS PENINGKATAN KINERJA DAN KESELAMATAN SIMPANG JALAN KI MAJA–JALAN URIP SUMOHARJO KOTA BANDAR LAMPUNG. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

Galang Roqim, & Fauzan, R. I. (2024). Tugas akhir perancangan ulang struktur atas jembatan di kabupaten demak dengan struktur rangka baja.

Habiburrahman, A. (2021). Perencanaan Ulang Jembatan Kereta Api Rangka Baja BH 1751 Tipe Welded Through Truss (WTT) Bentang 100 Meter Sungai Luk Ulo Kebumen Km 449 + 900 Jalur Ganda Kereta Api Lintas Antara Kroya – Kutoarjo. Skripsi Sarjana.

Hidayat, A. T. (2016). Perencanaan Struktur Atas Jembatan Rangka Baja Type (K-Truss) Dengan Menggunakan Metode LRFD Di Jembatan Kalilanang, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Skripsi, 1–286. http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/2136

Indonesia, R. (2004). Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004. Kaos GL Dergisi, 82, 1–21.

Published
2025-12-05