Analisa Kadar Oksigen Terlarut di Sungai Bengawan Solo Kabupaten Gresik dengan Metode Regresi Polinomial Berbasis Data Citra Satelit Landsat 8

  • Elsyabeth Trivosa Casandra Universitas Pembangunan Nasional Veteran
  • Davin Nayaka Program Studi Teknik Sipil, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Surabaya, Indonesia
  • Hendrata Wibisana Program Studi Teknik Sipil, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Surabaya, Indonesia
Keywords: Kadar Oksigen Terlarut, Sungai Bengawan Solo, Regresi Polinomial, Citra Satelit Landsat 8

Abstract

Kualitas air sungai merupakan indikator penting dalam menjaga kelestarian ekosistem dan
keberlanjutan sumber daya air. Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Gresik mengalami tekanan
pencemaran yang berdampak pada penurunan kadar oksigen terlarut (DO), parameter utama yang
mencerminkan kesehatan perairan. Pemantauan kadar DO secara konvensional memiliki
keterbatasan dalam cakupan wilayah dan frekuensi pengambilan data. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis kadar oksigen terlarut di Sungai Bengawan Solo menggunakan metode regresi
polinomial berbasis data citra satelit Landsat 8 kanal 4 (red band) sebagai alternatif pemantauan
yang efisien dan luas cakupannya. Metode yang digunakan meliputi pengolahan citra satelit
dengan koreksi radiometrik dan atmosferik, ekstraksi nilai reflektansi kanal 4, serta pembangunan
model regresi polinomial orde tiga untuk memprediksi kadar DO. Data lapangan kadar DO
digunakan sebagai data validasi model. Model yang dihasilkan menunjukkan hubungan non-linear
yang signifikan antara nilai reflektansi kanal 4 dan kadar DO dengan koefisien determinasi (\(R^2\))
sebesar 0,87 dan Root Mean Square Error (RMSE) 0,42 mg/L, menandakan akurasi prediksi yang
tinggi. Hasil penelitian ini memberikan gambaran spasial kadar oksigen terlarut yang dapat
digunakan untuk mengidentifikasi zona kritis pencemaran dan mendukung pengelolaan kualitas
air sungai secara lebih efektif. Ke depan, teknologi penginderaan jauh diharapkan semakin
berkembang dan terintegrasi dengan sistem monitoring real-time berbasis GIS, sehingga dapat
meningkatkan kemampuan evaluasi dan pengelolaan badan sungai secara berkelanjutan dan
responsif terhadap perubahan lingkungan.

References

Hidayat, R., Nugroho, S., & Santoso, B. (2018). Monitoring kualitas air sungai menggunakan penginderaan jauh. Jurnal Teknik Lingkungan, 9(2), 123-134.

Kusuma, D., Wibowo, A., & Prasetyo, L. (2017). Analisis kadar oksigen terlarut di sungai menggunakan metode statistik. Jurnal Sumber Daya Air, 5(1), 45-53.

Nugroho, P., Hadi, S., & Sari, R. (2020). Dampak penurunan kadar oksigen terlarut pada ekosistem sungai. Jurnal Ekologi Perairan, 11(3), 200-210.

Prasetyo, L., Hadi, S., & Wulandari, T. (2021). Evaluasi kualitas air sungai dengan metoderegresi polinomial. Jurnal Teknik Sipil, 12(1), 67-78.

Putra, A., & Setiawan, F. (2019). Keterbatasan metode konvensional dalam pemantauan kualitas air sungai. Jurnal Geomatika, 8(2), 89-98.

Rahman, M., Santoso, B., & Hartono, D. (2018). Pemodelan kualitas air sungai dengan regresi polinomial berbasis citra satelit. Jurnal Penginderaan Jauh, 10(4), 150-160.

Sari, R., Wulandari, T., & Hadi, S. (2019). Analisis kualitas air sungai menggunakan citra Landsat 8. Jurnal Lingkungan Hidup, 7(3), 101-110.

Santoso, B., & Hartono, D. (2020). Penggunaan regresi polinomial dalam pemantauan kualitas air sungai. Jurnal Teknik Geomatika, 9(1), 55-65.

Sutaryo, A., Kusuma, D., & Putra, A. (2019). Kondisi kualitas air sungai Bengawan Solo. Jurnal Sumber Daya Alam, 6(2), 78-85.

Widodo, P., Hadi, S., & Nugroho, P. (2021). Pemanfaatan citra satelit Landsat 8 untuk pemantauan kualitas air. Jurnal Penginderaan Jauh, 11(2), 120-130.

Wulandari, T., & Supriyanto, E. (2020). Studi kadar oksigen terlarut di sungai dengan metode penginderaan jauh. Jurnal Teknik Lingkungan, 10(1), 45-55

Published
2025-12-04