Analisis Kelayakan Finansial Pada Pembangunan Pusat Perbelanjaan

  • Kevin Alexsander Donelly Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional Malang
  • Lila Ayu Ratna Winanda Institut Teknologi Nasional Malang
  • I Wayan Mundra Institut Teknologi Nasional Malang
Keywords: Analisis Finansial, Kelayakan, NPV, Produktivitas Maksimum

Abstract

Salah satu aspek kajian dalam pengambilan keputusan kelayakan suatu proyek adalah melakukan analisis kelayakan finansial. Analisis kelayakan finansial diperlukan untuk mengukur layak atau tidaknya proyek untuk dilaksanakan. Pada analisis kelayakan finansial ini diambil obyek rencana proyek yaitu pembangunan ritel, kantor, dan pusat perbelanjaan pada lahan kosong di kawasan simpang RS Lama Kabupaten Tulungagung. Perhitungan analisis finansial membutuhkan (1) data biaya investasi, estimasi biaya tanah; (2) biaya konstruksi bangunan; (3) biaya investasi; (4) perencanaan pendapatan dan pengeluaran; (5) analisa arus kas; dan (6) produktivitas maksimum. Data tersebut diperoleh dari hasil wawancara dan perhitungan. Sedangkan penilaian kelayakan finansial dilakukan berdasarkan parameter Net Present Value (NPV) dan produktivitas maksimum. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa NPV pusat perbelanjaan mencapai Rp 364.480.927.926, yang mencerminkan potensi keuntungan yang signifikan dari investasi ini. Selain itu, hasil produktivitas maksimum pusat perbelanjaan tercatat sebesar 52%, yang mengindikasikan efisiensi operasional yang tinggi. Dengan demikian, analisis ini memberikan dasar yang kuat untuk mempertimbangkan realisasi proyek, serta kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi lokal dan peningkatan nilai aset di kawasan tersebut.

References

Heri. (2014). Pengendaian Akuntansi dan Manajemen. Kencana, 11-12.

Hermit. (2009). Teknik Penaksiran Harga Tanah Perkotaan : Teori dan Praktek Penilaian Tanah. Mandar Maju, 5-6.

Hulu. (2023). Buku Ajar Manajemen Keuangan. Jambi: SONPEDIA.COM.

Indonesia, I. A. (2010). Pernyataan Standar Akuntasnsi Keuangan Indonesia Nomor 23 Paragraf 06. Jakarta: Salemba Empat.

Kasih, U. (2016). Analisa Produktivitas Tertinggi dan Terbaik Pada Penggunaan Lahan Pasar Genteng Baru Surabaya. Jurnal Tenik ITS.

Ratukarangga. (2024). Faktor Anggaran Biaya Proyek Konstruksi Terhadap Pembangunan Negara. MENAWAN : Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi, 9-10.

Tangkau, S. M. (2022). Estimasi Biaya Konstruksi Bangunan Gedung Di Manado Dengan Cost Siqnificant Model. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 11-12.

Wahyuni. (2021). Analisa Highest And Best Use (HBU) Sebagai Instrumen Pemilihan Properti Yang Akan Dibangun (Studi Kasus Lahan Kosong Di Jalan Gajah Mada Kec. Jelutung Kota Jambi). Teknik Sipil, 3.

Widhiastuti. (2024). Model Keputusan Investasi : Pendekatan Praktis Untuk Mengelola Risiko dan Pengembalian. Sumedang: Mega Press Nusantara.

Yanuar. (2018). Analisis Kelayakan Bisnis Ditinjau dari Aspek Pasar, Aspek Pemasaran, dan Aspek Keuangan Pada UMKM Makanan khas Bangka diKota Pangkalpinang. Ekombis : JUrnal Fakultas Ekonomi, 13-14.

Zainuri. (2021). Ekonomi Teknik. Padang: Jasa Surya.

Published
2025-12-04