STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KURMA SALAK “GRIYA SHANUM” DESA WEDI KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO

  • Nanik Rohmawati Universitas Bojonegoro
Keywords: Strategi Pengembangan,, Analisis Lingkungan, IE

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang berdasarkan analisis lingkungan internal dan eksternal dan untuk mengetahui strategi yang diterapkan dalam pengembangan agroindustri kurma salak berdasarkan faktor internal dan eksternal. Metode analisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Analisis kuantitatif mendeskripsikan strategi pengembangan agroindustri kurma salak dengan menggunakan alat analisis lingkungan, Matriks Internal Faktor Evalution (IFE), Matriks External Faktor Evalution (EFE), dan Matriks Internal External (IE). Hasil penelitian ini adalah faktor internal yang terdapat dilingkungan agroindustri terdiri dari kualitas produk, harga produk terjangkau, pelanggan tetap, dan produk memiliki izin P-IRT dari Dinas Kesehatan. Faktor kelemahan terdiri dari belum ada standar mutu, proses pembuatan lama, modal terbatas dan sistem pembukuan masih sederhana. Faktor eksternal yang dimiliki terdiri dari peluang dan ancaman, faktor peluang meliputi perkembangan teknologi informasi, promosi melalui media social / internet, promosi melalui

 

pameran, dan pangsa pasar luas. Sedangkan faktor ancaman meliputi adanya pesaing, ketersediaan bahan baku, daya beli konsumen menurun dan ketersediaan produk. Hasil Matriks IE (Internal Eksternal) diperoleh dari jumlah skor Matriks IFE sebesar 3.36 dan jumlah skor Matriks EFE sebesar 3.49. Dari hasil analisis Matriks IE agroindustri kurma salak UMKM Griya Shanum berada pada sel I Growth and Build (tumbuh dan berkembang). Strategi yang sesuai adalah strategi intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk).

References

Afridhal, M. (2017). Strategi Pengembangan Usaha Roti Tanjong Di Kecamatan Samalangka Kabupaten Bieuren. Jurnal S Pertanian. 1(3). Hal. 223-
233.

Anggraini, G. H., Hanani, N., & Gutama, W.
A. (2017). Strategi Pengembangan Agroindustri Sari Apel “Lestari” (Studi Kasus di Koperasi Lestari Makmur, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo,
Kabupaten Malang). Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 1(1), 33-43. Jurnal
Terakreditasi Sinta 4.

Astuti, W.P.R., (2011). Proses Produksi Kurma Salak (Salakur) Sebagai Upaya Difersifikasi Produk Olahan Pangan. Diakses tanggal 12 April 2021.

David, Fried R. & Forest R David. (2016). Manajemen Strategik, Edisi 15. Penerbit Salemba Empat. Jakarta.

Destyana, N. S. G. Strategi Pengembangan UKM Torakur (Tomat Rasa Kurma) Di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Jurnal Agrista, 5(1). 214-224.

Gultom, J. Y. T., & Sulistyowati, L. (2019). Strategi Pengembangan Agroindustri Manisan Mangga (Studi Kasus pada UMKM Satria di Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon). Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO Galuh, 5(1), 961-972. Jurnal
Terakreditasi Sinta 5.



Isabela, T., Mulyani, S., & Satriawan, I. K. (2018). Strategi Pengembangan Usaha Produk Teh Celup Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) UD. Bali Gendis, Klungkung. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri, 6(1), 33-44.

Khusna, A., Daryanto, H. K., & Utami, M. M.
D. (2016). Pengembangan strategi agribisnis sapi potong di Kabupaten Bondowoso. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 21(2), 69- 75.

Lamefa, D. Y., Sukardi, S., & Raharja, S. (2020). Strategi Pengembangan Agroindustri Kopi di Kabupaten Kerinci. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 85-98.. Jurnal
Terakreditasi Sinta 3.

Pohan Zulpandi. 2019. Analisis Usaha Pengolahan Kurma Salak Dan Strategi Pengembangannya (Studi Kasus : Koperasi Agrina, Desa Persalakan, Kec. Angkola Barat, Kab. Tapsel). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara. Hal
: 19 – 21.

Pramudya, F. N., & Gabrienda, G. (2021). Strategi Pengembangan Agroindustri Kopi Bubuk Di Kabupaten Rejang Lebong (Studi Kasus UD. Cap Gentong Mas). Jurnal Inovasi Penelitian, 1(9), 1913-1922.

Rochman F.F., (2011). Strategi Pengembangan Bisnis PT. Ojid Kharisma Nusantara. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi

Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Hal. 23 – 31.

Rosyanta, P. M. C., Satriawan, I. K., & Yoga,
I. W. G. S. (2018). Strategi pengembangan usaha agroindustri kopi luwak pada Satria Agrowisata di Kabupaten Gianyar. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri, 6(4), 269-277.

Subaktilah, Y., Kuswardani, N., & Yuwanti,
S. (2018). Analisis SWOT: Faktor internal dan eksternal pada pengembangan usaha gula merah tebu (Studi Kasus di UKM Bumi Asih, Kabupaten
Bondowoso). Jurnal Agroteknologi, 12(02), 107-115.

Yogaswara E.D.,(2014). Analisis Strategi Pengembangan Usaha Pada Gama Catering Di Kota Bandung. diakses tanggal 6 April 2021.

Yulianti, D. (2014). Analisis Lingkungan Internal Dan Eksternal Dalam Pencapaian Tujuan Perusahaan. Jurnal
Sosiologi, 16(2). Hal. 103-114.

Yusri Faizal. 2020. Strategi Pengembangan Usaha Perkebunan Salak (salacca edulis) di CV Sinar Ponti Tiga Juhar Farm Desa Rumah Sumbul Kecamatan Tiga Juhar Kabupaten Deli Serdang. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara. Hal
: 11 – 15.
Published
2023-11-08
How to Cite
Rohmawati, N. (2023). STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KURMA SALAK “GRIYA SHANUM” DESA WEDI KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO. Oryza - Jurnal Agribisnis Dan Pertanian Berkelanjutan, 5(1), 1-9. Retrieved from https://ojs.ejournalunigoro.com/index.php/oryza/article/view/731