Evaluasi Program Smart Village Desa Gondang Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro
Abstract
Evaluasi Program Smart Village Desa Gondang merupakan langkah yang penting dan krusial. Penelitian ini difokuskan pada evaluasi penerapan program smart village selama ini berjalan yang dapat mencakup infrastruktur teknologi yang tersedia, pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID), tingkat keterampilan digital perangkat desa dan masyarakat, serta dampak dari program smart village. Metode penelitian meliputi survei untuk mengumpulkan informasi dari berbagai kelompok kepentingan, wawancara mendalam untuk memahami pendapat dan pengalaman langsung masyarakat, serta dokumentasi analisis dan hasil yang dicapai terkait implementasi program. Berdasarkan hasil penelitian indikator keberhasilan smart village yang terlaksana hanya smart government, dan smart community, sedangkan program smart village Desa Gondang belum sepenuhnya berorientasi pada smart environtment, hal ini didasarkan pada indikator dalam evaluasi program yang terdiri dari input, proses, output, dan outcome, yang menemukan kendala terbesar terletak pada input yang mencakup aspek sumber daya manusia, finansial dan infrastruktur pendukung. Seperti dalam pengelolaan sumber daya alam dan keberlanjutan lingkungan, sehingga membuat, kurangnya fokus pada smart environment menghambat upaya desa untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan yang lebih baik. Evaluasi mengindikasikan bahwa keterbatasan dalam literasi digital dan keterampilan teknologi di kalangan penduduk desa menghambat efektivitas adopsi teknologi pintar yang menjadi inti dari Smart Village.
References
Abdussamad, Z. (2022). Buku Metode Penelitian Kualitatif.
Arsyad, A. A. J., Sulistyo, L., Rahayu, W., & Fatmawati, E. (2023). Upaya Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Melalui Program Pelatihan Komputer Di Desa Terpencil. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 654–661.
Babys, S. A., Prayitno, E., & Benu, E. (2024). Analisis Faktor-Faktor Penghambat Pengembangan Desa Digital Indonesia. Oratio Directa (Prodi Ilmu Komunikasi), 6(1).
Hamim, R. N., Meidiana, A., Helmi, C., & Nurdin, N. (2024). Dampak Implementasi E-Government Terhadap Kepuasan Masyarakat Dalam Pelayanan Publik di Desa Sukajaya. Indonesian Journal of Public Administration Review, 1(3), 16.
Hermayanti, E. S., & Yuwono, T. (2020). Implementasi green smart village di dalam upaya meningkatkan pembangunan desa (Desa Banyuanyar Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali). Journal of Politic and Government Studies, 9(02), 121–130.
Malay, J. H., & Mashur, D. (2023). Analisis Pembangunan Desa Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals Desa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(10), 281–290.
Mashis, B. M., Aksa, A. H., Muayyanah, A., & Satriya, M. K. (2023). Komunikasi digital dan perubahan sosial masyarakat pedesaan. Mu’ashir: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 1(2), 357–386.
Meilina, R., Aliami, S., ICHSANNUDIN, I., Silalahi, A. P. B., LEKSONO, P. Y.,
WIDODO, M. W., & MUSLIH, B. (2020). Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Program “Berkah Produktif Dari Sampah” Di Desa Titik Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 4(1), 225–231.
Mustafa, M., & Afrianto, D. (2022). Problematika Pendampingan Program Pemutakhiran Data SDGs Desa Tahun 2021 di Provinsi Riau. Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam Dan Pengembangan Masyarakat, 7(1), 38–59.
Nitimanta, N. M., Fauzia, N. P. S., & Azijah, D. N. (2023). Analisis Strategi Pemerintah Desa Pancakarya Dalam Keterlambatannya Menuju Konsep Smart Village. Lentera: Multidisciplinary Studies, 1(4), 238–243.
Nurwinata, S., & Carina, N. (2024). PENERAPAN KONSEP ECO-CULTURAL TOURISM DALAM PENGEMBANGAN KAMPUNG BATIK CIWARINGIN DI
CIREBON. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 6(1), 551–564.
Premana, A., Sucipto, H., & Widiantoro, A. (2022). Pengembangan Desa Berbasis Smart Village (Studi Smart Governance pada Pelayanan Prima Desa Tegalreja). JILPI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Dan Inovasi, 1(1), 43–54.
Sampetoding, E. A. M., Sadno, M., Siddik, A. M. A., Rusdi, E. S., Mesra, H., & Gormantara, J. (2024). Sosialisasi Konsep Smart Village Berdasarkan SDGs. Compromise Journal: Community Proffesional Service Journal, 2(1), 1–10.
Supriyani, S., & Setyowati, Y. (2023). DIGITALISASI DESA DALAM PERSPEKTIF
GOVERNMENTALITY Studi Kasus Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 2(1), 11–29.
Syam, J., Faridah, F., & Thanwain, T. (2024). Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan di Desa Bonto Masunggu Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. ABDI DAYA: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 25–36.
Wikaningtyas, R., Niam, B., & Sabara, M. A. (2024). Peningkatan Literasi Digital dalam Penggunaan Google Forms Pada Warga Kelurahan Pasarbatang Brebes. Pandawa: Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 2(3), 155–168.
Copyright (c) 2025 Nurul Huda, Erwan Subandi, Junadi, Heny Suhindarno

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
JIAN is licensed under a under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License







