Evaluasi Program Smart Village Desa Gondang Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro

  • Nurul Huda Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Bojonegoro, Indonesia
  • Erwan Subandi Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bojonegoro, Indonesia
  • Junadi Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Bojonegoro, Indonesia
  • Heny Suhindarno Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bojonegoro, Indonesia
Keywords: governance; politic; social

Abstract

Evaluasi Program Smart Village Desa Gondang merupakan langkah yang penting dan krusial. Penelitian ini difokuskan pada evaluasi penerapan program smart village selama ini berjalan yang dapat mencakup infrastruktur teknologi yang tersedia, pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID), tingkat keterampilan digital perangkat desa dan masyarakat, serta dampak dari program smart village. Metode penelitian meliputi survei untuk mengumpulkan informasi dari berbagai kelompok kepentingan, wawancara mendalam untuk memahami pendapat dan pengalaman langsung masyarakat, serta dokumentasi analisis dan hasil yang dicapai terkait implementasi program. Berdasarkan hasil penelitian indikator keberhasilan smart village yang terlaksana hanya smart government, dan smart community, sedangkan program smart village Desa Gondang belum sepenuhnya berorientasi pada smart environtment, hal ini didasarkan pada indikator dalam evaluasi program yang terdiri dari input, proses, output, dan outcome, yang menemukan kendala terbesar terletak pada input yang mencakup aspek sumber daya manusia, finansial dan infrastruktur pendukung. Seperti dalam pengelolaan sumber daya alam dan keberlanjutan lingkungan, sehingga membuat, kurangnya fokus pada smart environment menghambat upaya desa untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan yang lebih baik. Evaluasi mengindikasikan bahwa keterbatasan dalam literasi digital dan keterampilan teknologi di kalangan penduduk desa menghambat efektivitas adopsi teknologi pintar yang menjadi inti dari Smart Village.

References

Abdussamad, Z. (2022). Buku Metode Penelitian Kualitatif.

Arsyad, A. A. J., Sulistyo, L., Rahayu, W., & Fatmawati, E. (2023). Upaya Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Melalui Program Pelatihan Komputer Di Desa Terpencil. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 654–661.

Babys, S. A., Prayitno, E., & Benu, E. (2024). Analisis Faktor-Faktor Penghambat Pengembangan Desa Digital Indonesia. Oratio Directa (Prodi Ilmu Komunikasi), 6(1).

Hamim, R. N., Meidiana, A., Helmi, C., & Nurdin, N. (2024). Dampak Implementasi E-Government Terhadap Kepuasan Masyarakat Dalam Pelayanan Publik di Desa Sukajaya. Indonesian Journal of Public Administration Review, 1(3), 16.

Hermayanti, E. S., & Yuwono, T. (2020). Implementasi green smart village di dalam upaya meningkatkan pembangunan desa (Desa Banyuanyar Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali). Journal of Politic and Government Studies, 9(02), 121–130.

Malay, J. H., & Mashur, D. (2023). Analisis Pembangunan Desa Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals Desa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(10), 281–290.

Mashis, B. M., Aksa, A. H., Muayyanah, A., & Satriya, M. K. (2023). Komunikasi digital dan perubahan sosial masyarakat pedesaan. Mu’ashir: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 1(2), 357–386.

Meilina, R., Aliami, S., ICHSANNUDIN, I., Silalahi, A. P. B., LEKSONO, P. Y.,

WIDODO, M. W., & MUSLIH, B. (2020). Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Program “Berkah Produktif Dari Sampah” Di Desa Titik Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 4(1), 225–231.

Mustafa, M., & Afrianto, D. (2022). Problematika Pendampingan Program Pemutakhiran Data SDGs Desa Tahun 2021 di Provinsi Riau. Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam Dan Pengembangan Masyarakat, 7(1), 38–59.

Nitimanta, N. M., Fauzia, N. P. S., & Azijah, D. N. (2023). Analisis Strategi Pemerintah Desa Pancakarya Dalam Keterlambatannya Menuju Konsep Smart Village. Lentera: Multidisciplinary Studies, 1(4), 238–243.

Nurwinata, S., & Carina, N. (2024). PENERAPAN KONSEP ECO-CULTURAL TOURISM DALAM PENGEMBANGAN KAMPUNG BATIK CIWARINGIN DI

CIREBON. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 6(1), 551–564.

Premana, A., Sucipto, H., & Widiantoro, A. (2022). Pengembangan Desa Berbasis Smart Village (Studi Smart Governance pada Pelayanan Prima Desa Tegalreja). JILPI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Dan Inovasi, 1(1), 43–54.

Sampetoding, E. A. M., Sadno, M., Siddik, A. M. A., Rusdi, E. S., Mesra, H., & Gormantara, J. (2024). Sosialisasi Konsep Smart Village Berdasarkan SDGs. Compromise Journal: Community Proffesional Service Journal, 2(1), 1–10.

Supriyani, S., & Setyowati, Y. (2023). DIGITALISASI DESA DALAM PERSPEKTIF

GOVERNMENTALITY Studi Kasus Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 2(1), 11–29.

Syam, J., Faridah, F., & Thanwain, T. (2024). Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan di Desa Bonto Masunggu Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. ABDI DAYA: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 25–36.

Wikaningtyas, R., Niam, B., & Sabara, M. A. (2024). Peningkatan Literasi Digital dalam Penggunaan Google Forms Pada Warga Kelurahan Pasarbatang Brebes. Pandawa: Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 2(3), 155–168.

Published
2025-09-27