ANALISIS NILAI TAMBAH EGGROLL LABU KUNING PADA INDUSTRI SKALA RUMAH TANGGA

(Studi Kasus di Desa Ngroto Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Propinsi Jawa Tengah)

  • Yenny Sri Margianti Universitas Bojonegoro

Abstract

Pertanian dan industri agribisnis menjadi peran penting untuk pertumbuhan perekonomian nasional terbukti dengan adanya keunggulan yang dapat dipertimbangkan. Keunggulan tersebut adalah nilai tambah pada agroindustri. Agroindustri mampu meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di pedesaan, serta mampu menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat. Industri skala rumah tangga pada anggota Kelompok Wanita Tani Budi Rahayu yang melakukan pengolahan labu kuning menjadi eggroll labu kuning merupakan salah satu industri pengolahan hasil pertanian di Kabupaten Blora.

Rumusan masalah sebagai berikut: 1) Seberapa besar keuntungan industri pengolahan labu kuning menjadi Eggroll labu kuning  di Desa Ngroto Kecamatan Cepu Kabupaten Blora . 2) Seberapa besar nilai tambah labu kuning menjadi produk  Eggroll labu kuning  di Desa Ngroto Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.  

Tujuan penelitian meliputi : 1) Untuk mengetahui biaya, 2) Untuk mengetahui penerimaan,  keuntungan dan efesiensi dari industri pengolahan labu kuning menjadi eggroll labu kuning  di Desa Ngroto Kecamatan Cepu Kabupaten Blora. 3) Untuk mengetahui nilai tambah per bahan baku dan nilai tambah per tenaga kerja.

Metodologi penelitian meliputi : 1) Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive pada bulan April  2019, 2) Metode pengambilan responden dilakukan dengan cara sensus yaitu seluruh anggota Kelompok Wanita Tani Budi Rahayu sebanyak 31 orang, 3) Metode pengambilan data yang diambil dengan menggunakan data primer dan data sekunder, pengambilan data primer dengan wawancara menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner) dan observasi, 4) Metode analisis data yang digunakan adalah analisis usaha untuk mengetahui besarnya keuntungan efesiensi dan nilai tambah.

Hasil penelitian menununjukkan bahwa keuntungan yang diterima dari industri skala rumah tangga pada anggota Kelompok Wanita Tani Budi Rahayu sebesar Rp 360.791,76 dengan efisiensi sebesar 1,96. Pengolahan labu kuning menjadi eggroll labu kuning  yang dilakukan pada anggota Kelompok Wanita Tani Budi Rahayu memberikan nilai tambah bruto sebesar Rp 435.083,00 nilai tambah netto sebesar Rp 432.809,76 nilai tambah per bahan baku sebesar Rp 63.701,76/kg dan nilai tambah per tenaga kerja sebesar Rp 54.385,38/JKO (jumlah jam kerja).

Author Biography

Yenny Sri Margianti, Universitas Bojonegoro

Fakultas Pertanian

References

Agustina, S. 2011. Ilmu UsahaTani. Universitas Brawijaya Press. Malang.

Alam S., M. M. 2002. Ekonomi SMU. Erlangga. Jakarta

Anonim, 1983. Simposium Nasional Agroindustri I, Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fateta, IPH. Bogor. ( di akses tanggal 14 April 2015)

Bafdal, N. 2012. Pengantar Teknologi Industri Pertanian. Jilid 1 . Bandung: Unpad Press.

Daniel, M. 2002. Metode Penelitian Sosial Ekonomi. PT. Bumi Aksara. Jakarta.

Lipsey, G. R. Peter, O. S. dan Douglas, D. P. 1990. Pengantar Mikroekonomi 1. Erlangga. Jakarta.

Maharwati, 2012. Analisis Pendapatan Dan Nilai Tambah Keripik Nangka Pada Industri Rumah Tangga Tiara Di Kota Palu. Jurnal llmiah UniversitasTadulako. Palu. Vol. 1, No.3, hal : 267-273. (http://wordpress.com diakses tanggal 12 Maret 2015)

Makki, M. F. et al. 2001. Nilai Tambah Agroindustri pada Sistem Agribisnis Kedelai di Kalimantan Selatan. Dalam jurnal Agro Ekonomika. No. 1. Juli 2001

Prasetya, P. 1995. Ilmu Usaha Tani II. Fakultas Pertanian UNS. Surakarta.

Sicat, G. P. dan Arndt, H. W. 1991. Ilmu Ekonomi untuk Konteks Indonesia. LP3S. Jakarta.

Soekartawi, 2005. Agroindustri Dalam Perspektif Sosial Ekonomi. Edisi ke 2. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Sudarto, Y. 2000. Budi Daya Labu kuning. Kanisius. Yogyakarta

Sukirno, S. 2007. Makroekonomi Modern. PT RajaGrafindo Persada. Jakarta.
Published
2019-06-30
How to Cite
Sri Margianti, Y. (2019). ANALISIS NILAI TAMBAH EGGROLL LABU KUNING PADA INDUSTRI SKALA RUMAH TANGGA: (Studi Kasus di Desa Ngroto Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Propinsi Jawa Tengah). Oryza - Jurnal Agribisnis Dan Pertanian Berkelanjutan, 4(2), 1-12. Retrieved from http://ojs.ejournalunigoro.com/index.php/oryza/article/view/206