PERANAN VISUM ET REPERTUM PADA TAHAP PENYIDIKAN DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PENGEROYOKAN

  • Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MM., M.Hum Fakultas Hukum Universitas Bojonegoro
Keywords: Visum Et Repertum, Pidana Pengeroyokan, tahap penyidikan

Abstract

Di dalam penelitian ini membahas tentang peranan visum et repertum pada tahap penyidikan dalam mengungkap tindak pidana. Di mana hal tersebut bertujuan untuk mengetahui peranan visum et repertum di dalam mengungkap tindak pidana pengeroyokan dan untuk mengetahui hambatan visum et repertum di dalam mengungkap suatu tindak pidana pengeroyokan. Penelitian ini menggunakan pendekatan empiris yang artinya sebuah metode penelitian hukum yang berupaya untuk melihat hukum dalam artian yang nyata atau dapat dikatakan melihat, meneliti bagaimana bekerjanya hukum di masyarakat. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder serta analisa data menggunakan analisa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya Visum Et Repertum memiliki peranan penting di dalam pemeriksaan di tingkat penyidikan (Kepolisian) untuk mengungkap sebuah tindak pidana pada khususnya pengeroyokan dan menemukan tersangkanya. Dalam upaya penegakan hukum dan keadilan, visum et repertum merupakan perangkat penegak hukum yaitu penyidik guna memperjelas suatu perkara pidana yang telah terjadi, khususnya yang menyangkut tubuh, kesehatan dan nyawa manusia. Visum et repertum membantu pengusutan tindak pidana terhadap kesehatan dan nyawa manusia, sehingga menjadi sangat obyektif tentang apa yang dilihat dan ditemukan dan secara logis kemudian mengambil kesimpulan. Visum et repertum di dalam perannya yang cukup besar di dalam membuat terangnya suatu tindak pidana, namun juga memiliki beberapa hambatan di antaranya adalah jauhnya rumah sakit dan terbatasnya tenaga kedokteran yang membuat visum et repertum, pembuatan Visum et repertum terkadang kurang lengkap dan pembuatan Visum et repertum.

References

Budi Sampurna, Zulhasmar Samsu dan Tjetjep Dwidja Siswaja, Peranan Ilmu Forensik Dalam Penegakan Hukum, jakarta: Pustaka Dwipar, 2007

CST. Kansil, Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta, 2006

CST. Kansil, Pengantar ilmu hukum dan Tata hukum Indonesia, Cetakan. 9, Balai Pustaka, Jakarta, 1993

Darji Darmodiharjo & Shidarta, Pokok-Pokok Filsafat Hukukum, Apa dan Bagaimana Filsafat Hukum Indonesia, P.T. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1995

Darsono P, Karl Marx Ekonomi Politik dan AksiRevolusi, Diadit Media, Jakarta, 2006

Dr. H. M. Thalhah, SH.MH, Demokrasi dan Negara Hukum, 2007, Total Media, Yogyakarta

Dr. Soedjono Dirdjosisworo, SH., Pengantar Ilmu Hukum, Rajawali Pers, Jakarta, 1983

Hilman Hadikusuma, Bahasa Hukum Indonesia, Bandung: Penerbit Alumni, 1992

Soetiksno, Filsafat Hukum Bagian I, PT. Pradnya Paramita, Jakarta, 2008

Suharsimi Ariekunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Rineka Cipta, Jakarta, 2006

Teguh Prasetyo dan Abdul Halim Barkatullah, Politik Hukum Pidana, Cetakan. I, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2005

Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

http://uai.ac.id/2011/04/13/pemikiran-ulang-atasmetodologi-penelitianhukum diposting pada tanggal 13 April 2011

http://visiuniversal.blogspot.co.id/search/label/Pendidikan%20Non%20Formal diposting pada tanggal 30 Mei 2015

http://www.pustakaskripsi.com/peranan-visum-etrepertum-dalampemeriksaanperkarapidana-pada-tahappenyidikan-1659.html diposting pada tanggal 21 Juli 2014

https://dewi37lovelight.wordpress.com/2011/02/10/peranvisum-et-repertumdalam-pen yidikantindak-pidana-diindonesia-besertahambatan-yangditimbulkannya diposting pada tanggal 10 Februari 2011

https://dewi37lovelight.wordpress.com/2011/02/10/peranvisum-et-repertumdalam-penyidikantindak-pidana-diindonesia-besertahambatan-yangditimbulkannya diposting pada tanggal 29 Juni 2016

https://dewi37lovelight.wordpress.com/2011/02/10/peranvisum-et-repertumdalam-pe nyidikantindak-pidana-diindonesia-besertahambatan-yangditimbulkannya diposting pada tanggal 29 Juni 2016

https://nagabiru86.wordpress.com/2009/06/12/datasekunder-dan-dataprimer diposting pada tanggal 12 Juni 2009
Published
2020-01-31