Analisis Dampak Kerusakan Jalan Terhadap Pengguna Jalan Dan Lingkungan Masyarakat

Studi Kasus: Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro

  • mushthofa Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bojonegoro
Keywords: kerusakan, regresi, jalan raya

Abstract

Perkembangan sektor industri di Indonesia beberapa tahun belakang menunjukkan kemajuan yang cukup baik. Dalam pendistribusian suatu barang sektor industri tentu saja membutuhkan sebuah transportasi. Agar transportasi juga berjalan dengan baik dibutuhkan akses jalan yang maksimal dan mudah untuk dilalui. Salah satu kabupaten dengan potensi perkembangan industri yang cukup pesat yaitu Kabupaten Bojonegoro. Bojonegoro merupakan salah satu wilayah yang saat ini sedang berkembang dalam Industri Migas. Banyak truk-truk besar yang melewati kawasan jalan Raya Pemuda Timur dengan melebihi kapasitas. Dalam penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh yang ditimbulkan akibat dari kerusakan Jalan Raya Pemuda Timur. Akibat yang ditimbulkan dari Kerusakan Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro bagi pengguna jalan dan lingkungan masyarakat adalah berdampak pada aspek keamanan, kenyamanan dan aspek biaya. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,675 yang berarti bahwa variabel bebas yaitu aspek keamanan, aspek kenyamanan dan aspek biaya dapat menjelaskan variasi variabel terikat (kerusakan jalan) sebesar 67,5% sedangkan sisanya sebesar 32,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Variabel yang mempengaruhi kerusakan Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro yaitu aspek keamanan, aspek kenyamanan dan aspek biaya. Hal ini dibuktikan dengan hasil Uji Regresi Linier Berganda dimana variabel Aspek Keamanan memiliki nilai koefisien sebesar 0,216, variabel Aspek Kenyamanan memiliki nilai koefisien sebesar 0,663 dan variabel Aspek Biaya memiliki nilai koeefisien sebesar 0,276. Variabel yang paling dominan terhadap kerusakan Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro adalah aspek kenyamanan dengan nilai koefisien sebesar 0,663.

References

Cramer, D., dan Howitt, D.. 2006. The Sage Dictionary of Statistics. London: Sage Publication. Penerbit Pekerjaan Umum, Jakarta.

Oglesby, C.H dan Hicks, R.G. 1993. Teknik Jalan Raya, Jilid I. Edisi Keempat. Jakarta : Erlangga.

Pamungkas, Bayu. 2014. Evaluasi Tingkat Kerusakan jalan sebagai dasar Penentuan Perbaiakan Jalan Menggunakan Metode Bina Marga dan Metode PCI (Pavement Condition Index) Universitas Gadjah Mada.

Sugiyono. 2012. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukirman, S. 1992. Perkerasan Lentur Jalan Raya. Bandung: Nova.

Sukirman, Silvia. 1999. Dasar-Dasar Perencanaan Geometrik Jalan. Bandung: Nova.

Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan

Wirnanda, Intan., dkk. 2018. Analisis Tingkat Kerusakan Jalan dan Pengaruhnya Terhadap Kecepatan Kendaraan (Studi Kasus : Jalan Blang Bintang Lama dan Jalan Teungku Hasan Dibakoi). Jurnal Teknik Sipil. Vol. 1, No. 2. ISSN 2502-5295.
Published
2021-09-28
How to Cite
mushthofa. (2021). Analisis Dampak Kerusakan Jalan Terhadap Pengguna Jalan Dan Lingkungan Masyarakat: Studi Kasus: Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro. De’ Teksi- Jurnal Teknik Sipil Unigoro, 6(1), 53-64. Retrieved from http://ojs.ejournalunigoro.com/index.php/DeTeksi/article/view/269