Perencanaan Embung Di Desa Karangsono Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro

  • harjono Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bojonegoro
Keywords: Perencanaan, Embung, Karangsono

Abstract

Wilayah Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan sumber daya air berupa penurunan muka air tanah yang signifikan, kondisi air sungai yang kering pada musim kemarau dan banjir pada musim hujan, serta berkurangnya ketersediaan air baku baik untuk air minum maupun untuk irigasi. Kerusakan sumber daya air tersebut disebabkan oleh faktor  alam  maupun  manusia.  Berbagai macam upaya  dapat  dilakukan  untuk mengembalikan kondisi sumber daya air seperti semula, atau paling tidak dapat memperlambat laju kerusakannya. Perhitungan-perhitungan yang dilakukan dalam perencanaan embung ini meliputi analisa tampungan embung, perhitungan curah hujan rencana, Analisa tubuh embung serta menghitung rencana anggaran biaya (RAB). Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh ketersediaan air yang dapat ditampung dari hujan diperkirakan 26.429,3 m3, volume tampungan air embung yang didapat adalah 13.249,89 m3, Evaporasi selama musim kering (Agustus sampai dengan November) sebesar 310,15 m3 sehingga sisa tampungan menjadi 12.939,74 m3, jika kebutuhan air penduduk adalah 12.849 m3, maka terdapat sisa 90,74 m3, luas tanah yang dibutuhkan guna melaksanakan pekerjaan pembuatan embung tersebut adalah minimal sebesar 6.320,25 m2 atau 0,632 Ha, serta biaya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan   pembuatan   embung   jika   dilaksanakan   sekarang   adalah   sebesar   Rp 467.620.379,46,-.

References

Alexander, Harahab, Syaifuddin. (2009). Perencanaan Embung Tambakboyo Kabupaten Sleman D.I.Y. 414 hlm. ITS Surabaya
Bowles, Joseph E. (1991). Analisis Dan Design Pondasi. Jilid I. Jakarta: Erlangga
C. D. Soemarto. (1999). Analisis Hidrologi Teknik Erlangga. Jakarta
Departemen Pekerjaan Umum. (1999). Panduan Perencanaan Bendungan Urugan. Jakarta: Direktorat Bina Teknik
Departemen Pekerjaan Umum. (1999). Pedoman Kriteria Desain Embung Kecil Untuk Daerah Semi Kering di Indonesia. Bandung: Puslitbang Pengairan
Harto, Sri. (1993). Analisis Hidrologi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Kasiro, Ibnu dkk. (1997). Pedoman kriteria desain embung kecil untuk daerah semi kering di Indonesia. Pusat Litbang pengairan departemen PU: PT. Mediatama Saptakarya
Kodoatie, RJ., Roestam, Syarif. (2010). Tata Ruang Air. Yogyakata: CV. Andi
M.Das, Braja. (1988). Mekanika Tanah. Jakarta: Erlangga
Pasandaran, E., Bambang Sayaka, Tri Pranaji. (2006). Pengelolaan Lahan dan Air Di Indonesia. Jakarta: Badan Penelitian dan Badan Pengembangan Pertanian
Soedibyo. (2003). Teknik Bendungan. Jakarta: PT. Pradnya Paramita
Sosrodarsono, Suyono. (1976). Bendungan Tipe Urugan. Jakarta: PT. Pradya Paramita Sosrodarsono, Suyono. (1999). Hidrologi Untuk Pengairan. Jakata: PT. Pradya Paramita Subarkah, I. (1980). Hidrologi Untuk Perencanaan Bangunan Air. Idea Bandung Subarkah, Imam. (1980). Hidrologi Untuk Perencanaan Bangunan Air. Bandung: Idea Dharma
Verdiad, Arifan, Yunianto, Dony. (2008). Perencanaan Waduk Cinuru Kabupaten Kuningan Jawa Barat (Design of Ciniru Dan Kuningan Regency West Java). Civil Engineering
Published
2020-07-30
How to Cite
harjono. (2020). Perencanaan Embung Di Desa Karangsono Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. De’ Teksi- Jurnal Teknik Sipil Unigoro, 5(2), 1-7. Retrieved from http://ojs.ejournalunigoro.com/index.php/DeTeksi/article/view/259