PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH LOGAM SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON

  • Yulis Widhiastuti, ST.MT Program Studi Teknik Sipil Universitas Bojonegoro
Keywords: Limbah Logam, Berat Jenis, Kuat Tekan

Abstract

Beton sebagai suatu campuran yang terdiri dari agregat halus, agregat kasar dan semen yang dicampur menjadi satu dengan air membentuk suatu massa yang mirip batuan. Agregat yang digunakan sebagai material penyusunan beton merupakan sumber daya alam yang mengalami penyusutan atau penurunan jumlah volume dibumi saat ini. Hal tersebut menyebabkan bumi mengalami kerusakan. Sehingga perlu adanya pemanfaatan bahan lain untuk dijadikan pengganti agregat beton. Limbah logam dapat dijadikan sebagai bahan pengganti agregat halus. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penmbahan limbah logam terhadap berat jenis dan kuat tekan beton. komposisi campuran limbah logam yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebesar 0%, 5%, 25%, dan 50% dari berat agregat halus. Benda uji yang digunakan adalah berbentuk silinder , mutu beton yang direncanakan adalah 20 Mpa yang diuji pada umur 28 hari dengan terlebih dahulu dilakukan perawatan sebelum pengujian. Penelitian ini menguji beton dengan benda uji silinder untuk uji kuat tekan (diameter 150 mm dan tinggi 300 mm) sebanyak 24 sampel dan terdiri dari 4 variasi dan masing-masing sebanyak 6 sampel. Dari penelitian diperoleh bahwa kuat tekan beton yang tertinggi pada campuran limbah logam sebesar 0% yaitu sebesar 8,91 Mpa dan setiap variasinya mengalami penurunan kuat tekan. Penggantian limbah logam sebesar 0%, 5%, dan 25% merupakan campuran yang memiliki berat jenis sesuai beton normal yaitu anatara 2300-2400 kg/m3.

References

Badan Standar Nasional, 2012. Tata Cara Pemilihan Campuran Untuk Beton Normal, Beton Berat dan Beton Massa SNI 7656-2012.Jakarta: Badan Standar Nasional

Mulyono, Tri,2003, Teknologi Beton, Penerbit C.V Andi Offset, Yogyakarta.

Anis Rakhmawati, Muhammad Amin, Arso Susetyo (Jurnal Penelitian Inovasi). PENGARUH TAHI BESI SEBAGAI CAMPURAN PASIR PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN.

Nurfadhilah, Ima, 2018. Pembuatan Beton Ringan Mutu Tinggi menggunakan batu apung (pumice stone) sebagai bahan pengganti sebagian agregat kasar.Bojonegoro: Universitas Bojonegoro

Tjokrodimuljo Kardiyono, 1996. “Teknologi Beton”,Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil Universitas Gajah Mada.

Tjokrodimuljo Kardiyono, 2007. “Teknologi Beton”,Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil Universitas Gajah Mada.

Badan Standar Nasional. 2004. Semen Porland SNI 15-22049-2004.Jakarta: Badan Standar Nasional.

Badan Standar Nasional, 2011. Cara Uji Kadar Air Total Agregat dengan Pengeringan SNI 1971 : 2011.Jakarta: Badan Standar Nasional.

Badan Standar Nasional, 2014. Motede Uji Bahan Organik Dalam Agregat Halus Untuk Beton SNI 2816:2014 .Jakarta: Badan Standar Nasional.

Badan Standar Nasional, 2008. Cara Uji Berat Jenis dan Penyerapan Agregat Halus SNI 1970:2008.Jakarta: Badan Standar Nasional.

Badan Standar Nasional, 1998. Metode pengujian bobot isi dan rongga udara dalam agregat SNI 03-4804-1998.Jakarta: Badan Standar Nasional.

Badan Standar Nasional, 1990. Metode Pengujian Tentang Analisis Saringan Agregat Halus dan Kasar SNI 03-1968-1990.Jakarta: Badan Standar Nasional.

Badan Standar Nasional, 2008. Cara Uji Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Kasar SNI 1969-2008.Jakarta: Badan Standar Nasional.

Badan Standar Nasional, 1998. Metode Pengujian Berai Isi Agregat SNI 03-4804- 1998.Jakarta: Badan Standar Nasional.

Badan Standar Nasional, 2008. Cara Uji Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Kasar SNI 1970-2008. Jakarta: Badan Standar Nasional.
Published
2020-01-31