PERENCANAAN PARAPET WALL BENGAWAN SOLO DI DESA KANOR KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO

  • Nova Nevila Rodhi Program Studi Teknik Sipil Universitas Bojonegoro
  • Wartono Agung Widodo Program Studi Teknik Sipil Universitas Bojonegoro
Keywords: Bengawan Solo, Parapet wall, Konstruksi

Abstract

Desa Kanor berbatasan Persis dengan Sungai Bengawan Solo. Pemukinan pendunduk dan Sungai Bengawan Solo hanya dibatasi tanggul tanah yang sudah tererosi oleh arus Sungai Bengawan Solo. Sudah dapat kita ketahui ketika musim penghujan daerah kanor dan sekitarnya pasti banjir akibat Tanggul tanah tidak kuat menahan luapan Sungai Bengawan Solo. Penelitian ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan tentang perencanaan parapet wall/ ilmu
TPT. Data yang digunakan adalah data tanah. Metode analisis menggunakan stabilitas gaya guling, gaya geser, dan gaya dukung tanah.
Konstruksi Parapet Wall berukuran tinggi 3,50 meter, lebar Pondasi 2,90 meter dan panjang 100 meter. Untuk perhitungan stabilitas geser dan Stabilitas guling sudah dapat diketahui diperoleh nilai faktor aman yang disyaratkan yaitu 1,5 jadi Parapet Wall Desa Kanor Kecamatan Kanor dinyatakan aman.Sungai Bengawan Solo merupakan sungai terbesar di Pulau Jawa dan mengalirkan air dari daerah aliran sungai (DAS) seluas ± 16.100 km², mulai dari Pegunungan Sewu di sebelah barat – selatan Surakarta, ke laut Jawa di utara Surabaya melalui alur sepanjang ± 600 km.
Berdasarkan data administrasi Pemerintahan Desa tahun 2013, jumlah penduduk Desa Kanor adalah terdiri dari 304 KK, dengan jumlah total 1.124 jiwa, dengan rincian 511 laki-laki dan 613 perempuan Tingkat kemiskinan di Desa Kanor termasuk sedang. Dari jumlah 307 KK, sejumlah 107 KK tercatat sebagai Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I; 104 KK tercatat Keluarga Sejahtera II; 86 KK tercatat Keluarga Sejahtera III; 7 KK sebagai sejahtera III plus. Jika KK golongan Pra-sejahtera digolongkan sebagai KK golongan miskin, maka terdapat 35,19 % KK Desa Kanor adalah keluarga miskin.

References

Badan Standardisasi Nasional, 2000, Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal, SNI 03-2834-2000, Jakarta.Departemen Pekerjaan Umum, (1997), Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota.

Diklat Teknis Klimatologi dan Kualitas Udara. Badan Meteorologi dan Geofisika, Jakarta.

Hardiyanto, H. C, 2003,”Mekanika Tanah II,” Edisi Ketiga, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Hardiyanto, H. C, 2007,” Mekanika Tanah III”, Edisi Keempat, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Indrawan Sani. 2006, Analisis Ketersediaan Air Tanah dan Kekeringan dalam Soewarno. 1995, Hidrolika Statistik Nova Bandung.

Schwb,et,al,1981 dalam arsyad 2006, Koefisien Aliran Permukaan (C) Untuk Daerah Urban, Pusat Studi Lingkungan Universitas Airlangga.

Soemarwoto, Otto, 1991, Analisis Hidrologi, UGM Press, Yogyakarta.

Sri Harto, Br. 1981, analiasa Hidrologi terapan jurusan teknik sipil,UGM.

Suyono. S. 1987, Hidrologi untuk Pengairan, Pradnya Paramita, Jakarta.

Terzaghi, K,& peck,R. B, 1993, “Mekanika Tanah dalam Praktik Rekayasa Penerbit Erlangga, Jakarta.
Published
2019-07-01